Tampilkan postingan dengan label Ringkasan Khotbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ringkasan Khotbah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 April 2018

Dalam Nama Tuhan Yesus


Kalimat "dalam nama Tuhan Yesus" memiliki makna yg dalam dan melalui kalimat ini, kita dapat memperoleh keselamatan.

Kita harus menyembah Allah yang benar, Allah yang kita sembah adalah Allah yang esa (Mrk 12:29; Ul 6:4;)

Bukti Allah Esa: Yesus menyuruh murid membaptis dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus (Mat 28:19); murid membaptis dalam nama Yesus (Kis 2:38).

Bapa adalah sebutan bukan nama, seperti anak memanggil bapaknya (Yoh 10:30). Anaknya juga adalah sebutan, nama anak Allah adalah Yesus. Roh Kudus adalah sebutan dari Roh Allah. Karena Allah adalah roh, maka Roh Allah adalah sama dengan Roh Yesus. Bapa, anak, dan Roh Kudus adalah satu (bukan tiga menjadi satu), menunjukkan Allah itu Esa.
Allah yang benar memiliki nama, yang diberikan oleh Allah sendiri, yaitu Yesus (Yoh 17:11). Nama Yesus sudah diberikan saat Dia masih dalam kandungan (Mat 1:21).

Nama Yesus penuh kuasa dan dapat menyelamatkan kita dari dosa (Yes 43:25). Hanya Allah yang dapat menghapus dosa, Allah itu adalah Yesus (Fil 2:6).

Allah menunjukkan diri-Nya dengan sebuah nama, yang adalah nama di atas segala nama dan penuh kuasa di sorga, di dunia, dan alam maut.

Nama Yesus penuh kuasa karena tiga hal:
1. Dalam nama Yesus ada penyertaan Allah (Yoh 17:11-12, 14:13-14*)
*Catatan: Yoh 14:13-14 penyertaan Tuhan dalam melakukan pekerjaan Tuhan (ayat 12).
2. Dalam nama Yesus ada kuasa Allah (Fil 2:10)
Kuasa Allah:
- kuasa mengusir roh jahat (Kis 16:18; Mrk 9:38-39)
- kuasa menyembuhkan (Kis 3:6,16)
- kuasa melakukan mukjizat
3. Dalam nama Yesus ada keselamatan (Kis 4:12)

Kita diselamatkan melalui nama Yesus. Untuk diselamatkan kita harus menjadi anak Allah: dibaptis dalam air dan Roh dalam nama Yesus (Kis 2:38). Dibaptis dalam nama Tuhan Yesus dapat menghapus dosa (1 Yoh 2:12).

Kita harus memprioritaskan nama Yesus dengan menaruh nama Yesus di depan saat doa, persekutuan, pelayanan, dll).

Saat yang tepat menggunakan nama Yesus:
- Saat mengucap syukur dalam segala keadaan (1 Tes 5:19; Ef 5:20)
- Mengajar dalam nama Yesus (Kis 9:27-28)
- Menasehati dalam nama Yesus, menggunakan hikmat dari Tuhan (1 Kor 1:10; 1 Tes 4:1)
- Bersaksi dalam nama Yesus; meminta pimpinan Yesus bukan diri sendiri (Luk 24:47)

Kol 3:17 lakukan segala sesuatu dalam nama Yesus sambil mengucap syukur.

Jumat, 17 November 2017

Teladan Daud


Daud, berasal dari bahasa Ibrani "daviy" yang berarti "yang dicintai"

Daud menjadi raja saat berumur 30 tahun, 8 tahun di Hebron dan 32 tahun di Israel.

4 peran Daud

1. Seorang Gembala (1 Sam 16:11)
2. Pemain kecapi (1 Sam 16:14-23)
3. Pemimpin pasukan (1 Sam 18:5)
4. Pemimpin rohani (2 Sam 6:12b-13)

Sebab Daud mendapat menjalankan peran dan mendapat kasih Tuhan:

1. Melakukan semua kehendak Tuhan (Kis 13:22)

Yang Tuhan ingin dari kita (Mkh 6:8):
- berlaku adil menurut pandangan Tuhan 
- setia walaupun banyak cobaan
- hidup rendah hati di hadapan Tuhan terutama setelah mendapat kesuksesan

Selasa, 14 November 2017

Meneladani Doa Kristus

Bagian 6 dari KKR "Meneladani Kristus"


Yesus adalah Allah yang menampakkan diri dalam diri manusia sehingga ada dua pribadi yaitu pribadi manusia dan pribadi Allah (Rm 9:5). Sebagai manusia, Yesus memiliki kelemahan manusia: bisa lapar, marah, lelah dan perlu berdoa. Karena manusia penuh kelemahan, maka Yesus sangat mementingkan doa (Luk 18:1). Doa itu wajib, harus selalu dilakukan seumur hidup. Kebiasaan Yesus tentang berdoa:

1. Berdoa di pagi hari (Mrk 1:35)

Pagi adalah waktu terbaik untuk berdoa karena pikiran masih segar (Mzm 88:14).

2. Waktu dibaptis, Yesus berdoa (Luk 3:21)

Yesus dibaptis untuk menggenapi firman Allah, memberi contoh, menunjukkan setelah dibaptis menjadi anak Allah. Berdoa sebelum dibaptis untuk meminta pengampunan kepada Tuhan.

3. Doa puasa (Mat 4:1-2)

Puasa berarti tidak makan dan minum disertai dengan berdoa. Puasa tidak boleh agar dilihat orang lain atau untuk keinginan duniawi, puasa harus ada tujuan rohani seperti minta perlindungan Tuhan, mohon pengampunan, untuk mengerti kebenaran, untuk mengusir setan, menaklukkan keinginan daging, untuk pekabaran Injil.

Meneladani Kelemahlembutan Yesus

Bagian 5 dari KKR "Meneladani Kristus"


Zak 9:9 menubuatkan raja (raja rohani) yang mengendarai keledai muda dan lemah lembut, nubuat ini digenapi oleh Yesus. Yesus sendiri mengatakan bahwa diri-Nya lemah lembut (Mat 11:29), Paulus juga menyampaikan bahwa Kristus lemah lembut dan ramah (2 Kor 10:1).

Kita harus meneladani keramahan dan Kelemahlembutan Yesus. Kelemahlembutan Yesus berarti memiliki kekuatan rohani seperti Yesus. Lemah lembut seperti air yang bisa dipakai bermain tetapi air juga kuat, bisa membuat kerusakan, bencana.

Ciri orang lemah lembut:

1. Perkataan menunjukkan sopan santun, ramah, tidak kasar

2. Tidak mudah marah

3. Hati tulus, ikhlas, tidak munafik

4. Bisa menguasai diri

5. Dapat marah hanya pada saat yang tepat, marah demi kebenaran

6. Memiliki keberanian berpegang teguh pada kebenaran

7. Tidak keras kepala, mau menerima pengajaran dan nasehat orang lain

8. Tidak mudah tersinggung

9. Bisa menghargai pendapat orang

Sabtu, 11 November 2017

Meneladani Ketaatan Yesus

Bagian 4 dari KKR "Meneladani Kristus"


Yesus adalah Allah yang menyatakan diri dalam rupa manusia (1 Tim 3:16). Secara roh Dia adalah Allah, secara jasmani dia adalah Allah. Sebagai manusia Dia taat dalam banyak segi:

1. Taat pada orang tua (Luk 2:51)

Secara jasmani, Yesus adalah anak Yusuf dan Maria. Sebagai anak manusia, Yesus taat pada orang tua, Dia mau diasuh oleh Yusuf dan Maria.

Umat Kristen berbakti pada orang tua selama mereka hidup. Umat Kristen harus menghormati orang tua ada dibatasi oleh kebenaran Tuhan (Ef 6:3). Maksudnya jika perintah orang tua itu diluar kebenaran Allah seperti menyembah berhala, kita tidak boleh mentaati.

2. Taat pada pemimpin

Ketika Yesus hidup, orang Yahudi berada dibawah kekuasaan kerajaan Romawi. Ketika Yesus akan ditangkap, Yesus tidak melawan (Yoh 18:12-13).

Kita harus taat pada dua pemimpin, yaitu pemimpin dunia (aparatur negara) dan pemimpin rohani (pendeta) seperti yang diperintahkan pada Ibr 13:17. Ketaatan ini juga ada dalam batasan kebenaran Tuhan. Jika perintah dari aparat tidak sesuai dengan kebenaran, maka kita tidak melakukannya, dengan berbagai resikonya.

Meneladani Doa Kristus

Bagian 3 dari KKR "Meneladani Kristus"


Yesus adalah Allah yang menampakkan diri dalam diri manusia sehingga ada dua pribadi yaitu pribadi manusia dan pribadi Allah (Rm 9:5). Sebagai manusia, Yesus memiliki kelemahan manusia: bisa lapar, marah, lelah dan perlu berdoa. Karena manusia penuh kelemahan, maka Yesus sangat mementingkan doa (Luk 18:1). Doa itu wajib, harus selalu dilakukan seumur hidup. Kebiasaan Yesus tentang berdoa:

1. Berdoa di pagi hari (Mrk 1:35)

Pagi adalah waktu terbaik untuk berdoa karena pikiran masih segar (Mzm 88:14).

2. Waktu dibaptis, Yesus berdoa (Luk 3:21)

Yesus dibaptis untuk menggenapi firman Allah, memberi contoh, menunjukkan setelah dibaptis menjadi anak Allah. Berdoa sebelum dibaptis untuk meminta pengampunan kepada Tuhan.

3. Doa puasa (Mat 4:1-2)

Puasa berarti tidak makan dan minum disertai dengan berdoa. Puasa tidak boleh agar dilihat orang lain atau untuk keinginan duniaei, puasa harus ada tujuan rohani seperti minta perlindungan Tuhan, mohon pengampunan, untuk mengerti kebenaran, untuk mengusir setan, menaklukkan keinginan daging, untuk pekabaran Injil.

Memahami dan Meneladani Kasih Kristus

Bagian 2 dari KKR "Meneladani Kristus"

Surat Paulus kepada jemaat di Efesus dalam Ef 3:18 menunjukkan Paulus berdoa untuk mereka dan orang kudus (jemaat lain diluar jemaat Efesus) agar mereka dapat memahami kasih Kristus.

Kasih Kristus itu lebar, panjang, tinggi, dalam. Ukuran ini bukan ukuran matematika melainkan ukuran rohani.

1. Lebar

Lebar berarti memanjang ke kiri dan kanan, menunjukkan kasih-Nya kepada manusia. Kasih manusia umumnya sempit tetapi kasih Tuhan itu lebar. Dia mengasihi tidak hanya orang Yahudi tetapi juga segala bangsa, seperti yang Allah sendiri nyatakan pada Abraham (Kej 12:3; Gal 3:14).

Kasih manusia umumnya sempit dan suka membedakan antar ras dan bangsa, oleh karena itu harus meneladani kasih Kristus. Bukti bahwa kasih Kristus lebar saat Yesus mau datang bergaul dengan wanita Samaria (Yoh 4:9,27).

Dalam gereja bisa terdapat blok, blok orang kaya dan miskin namun kehendak Kristus adalah gereja menjadi satu, tidak ada yang membeda-bedakan.

2. Panjang

Meneladani Perilaku Kristus

Bagian 1 dari KKR "Meneladani Kristus"

Rasul Petrus dalam 1 Ptr 2:21 menuliskan bahwa jemaat dipanggil untuk menderita dalam Kristus karena Yesus sudah menderita bagi kita dan memberikan teladan untuk kita ikuti. Yesus berkata untuk mengikut Tuhan harus menyangkal diri dan memikul salib, yaitu menghilangkan keakuan dan mau menderita bagi Tuhan.

Ada banyak teladan Kristus. Dalam hal perilaku sebagai seorang yang diutus Bapa:

1. Tidak menuruti kehendak sendiri namun kehendak Bapa (Yoh 5:30)

Kita harus berpikir dan berbuat menurut kehendak Allah. Rasul Paulus menasihati jemaat Tesalonika untuk hidup menurut kehendak Allah (1 Tes 2:12) dan kehendak Allah adalah firman-Nya.

Sebelum melakukan perbuatan harus berpikir apakah perbuatan kita sesuai dengan kehendak Allah bukan kehendak sendiri, jika tidak sesuai kehendak Allah, maka kita harus tidak melakukan perbuatan itu. Petrus pernah berbuat sesuatu yang tidak sesuai kehendak Allah (Mat 16:21-23) dan Yesus menegor dengan keras, walaupun motivasi Petrus baik namun tidak sesuai kehendak Allah.

Gereja adalah kerajaan Allah (Rm 14:17), tidak boleh menarik jiwa dengan cara dunia harus mengandalkan Roh Kudus dan kebenaran. Filipus yang saat melayani di Samaria, banyak mukjizat terjadi dan banyak orang bertobat (Kis 8:5-8), tiba-tiba malaikat mengutus Filipus untuk pergi dari situ (Kis 8:26-30). Filipus tidak menuruti kehendak sendiri (dan tetap tinggal di Samaria) tetapi taat menurut kehendak Allah.

Lebih Banyak, Lebih Besar, Lebih Baik

Hal yang lebih ini bukan tentang hal jasmani tapi tentang hal rohani. Hal rohani harus lebih banyak, lebih besar, dan lebih baik. Tiga hal ini yang harus diupayakan jemaat.

Lebih banyak= lebih banyak berbuah (Yoh 15:2,8)

Jemaat dilukiskan sebagai pohon yang ditanam oleh pemiliknya, yaitu Yesus. Pemilik ingin pohonnya berbuah banyak dan buahnya harus baik. Oleh karena itu Tuhan menghendaki jemaat menghasilkan buah yang baik dan berbuah lebih banyak.

Dikatakan berbuah lebih banyak jika:

1. Lebih banyak membawa jiwa pada Tuhan

Di Alkitab mencatat tokoh bernama Barnabas yang berbuah lebih banyak dengan membawa banyak orang pada Tuhan (Kis 11:24)

2. Lebih banyak berbuat kebajikan/kebaikan

Dorkas (Kis 9:36) berbuat baik kepada semua orang. Kita juga harus berbuat baik pada semua orang terutama (prioritaskan) saudara seiman (Gal 6:10). Berbuat baik bisa banyak hal: mendoakan, menolong, memberi jalan, dll. Tuhan itu adil, akan membalas perbuatan baik yang kita lakukan.

3. Lebih banyak menghasilkan buah roh (Gal 5:22-23)

Jemaat sejati tidak cukup menerima Roh Kudus tetapi harus menghasilkan buah roh yang lebih banyak tidak hanya sekedar menghasilkan.

Jemaat adalah pohon yang ditanam oleh Tuhan. Jika pohon tidak menghasilkan buah atau menghasilkan tapi buah yang tidak baik pasti akan ditebang (Mat 3:10). Jadi jemaat harus banyak membawa jiwa, banyak berbuat kebajikan, banyak menghasilkan buah roh.

Minggu, 08 Oktober 2017

Kasih Allah


1 Yoh 4:7-8

Allah menciptakan manusia sesuai dengan rupa Allah dan karena Allah adalah kasih berarti di dalam manusia juga terdapat kasih. Oleh karena itu kita dapat mengasihi diri sendiri, saudara, keluarga, pasangan hidup, atau orang lain.

Menjelang akhir zaman, kasih akan semakin tawar. Manusia akan lebih mengasihi diri sendiri dan semakin tidak peduli dengan orang lain, artinya manusia tidak lagi memiliki pengenalan akan Allah dan tidak lagi mendekat kepada Allah. Hal ini membuat hubungan Allah dengan manusia menjadi renggang karena manusia tidak lagi mengenal Allah.

Tapi mari kita mengenal kasih Allah sehingga kita dapat mengaplikasikan kasih Allah pada kehidupan sehari-hari

1. Ef 3:18
Paulus berdoa agar jemaat Efesus memahami betapa panjang, lebar, tinggi dan dalamnya kasih Kristus. Manusia diselamatkan bukan karena kerja keras mereka tapi karena kasih karunia Allah.

Mengikuti Kehendak Allah


Kita percaya pada Yesus karena menaruh pengharapan setelah dunia akan masuk ke surga. Namun sebagian orang menaruh pengharapan pada dunia karena mereka melihat apa yang bisa dilihat mata. Dengan iman, kita menaruh pengharapan pada hal yang tidak bisa kita lihat yaitu kerajaan surga.

Kej 5:27 menceritakan Metusalah yang berumur 969 tahun. Apa arti Metusalah? Nama Metusalah adalah nubuat setelah orang ini mati akan terjadi bencana. Setelah Metusalah mati, terjadilah air bah. Perintah Allah pada Adam & Hawa adalah saat memakan buah pengetahuan yang baik & yang jahat hari itu mereka akan mati. Saat mereka memakan buah itu, mereka hanya melihat mereka telanjang, namun satu hari bagi Allah adalah seribu tahun bagi manusia. Jadi benar saat itu manusia telah mati, penghakiman telah terjadi saat manusia telah mati.

Sabtu, 07 Oktober 2017

Raja Abiam


Bahan: 1 Raj 15:1-8

ayat 1-3
Raja Abiam adalah raja kedua Kerajaan Yehuda. Ayahnya adalah raja Rehabeam sedangkan nama ibunya adalah Maakha. Dari sejak muda, Abia sudah dipersiapkan ayahnya untuk menjadi raja dengan ditunjuk sebagai pemimpin saudara-saudaranya (2 Taw 11:22). Ada perbedaan kisah raja Abiam di kitab 1 Raja-Raja dengan kitab 2 Tawarikh: dalam kitab 2 Tawarikh menyebut raja Abiam dengan Abia. Raja Abia/Abiam ditulis sebagai raja yang percaya kepada Allah sedangkan dalam kitab 1 Raja-raja, raja Abiam ditulis sebagai raja yang tidak sepenuh hati menyembah Allah.

Dalam kitab 2 Tawarikh, Raja Abia/Abiam saat berperang dengan Yerobeam (2 Taw 13:3-13) dapat memenangkan pertempuran karena dipimpin oleh Allah tapi pada kitab 1 Raja-Raja, raja Abiam/Abia adalah raja yang tidak sepenuh hati karena tidak menjauhkan diri dari berhala (1 Raj 15:12).

Minggu, 01 Oktober 2017

Kenalilah Siapa Kita


Setiap orang harusnya mengenal dirinya, sehingga bisa menjalankan hidup dengan baik. Alkitab juga mengajarkan siapa diri kita:

1. Sebagai anak Allah (Gal 3:26)
Jika ingin disebut anak Allah harus melakukan beberapa hal
- berbuat kebenaran dan mengasihi saudaranya (1 Yoh 3:10). Berbuat kebenaran yang adalah firman Tuhan. Sebelum dapat berbuat kebenaran harus terlebih dahulu mengerti kebenaran firman Tuhan. Mengasihi saudara berarti tidak ada pertengkaran dan perselisihan. Kita bisa melaksanakan kasih seperti yang diajarkan Paulus (1 Kor 13:4-7)

Sabtu, 30 September 2017

Berani Menghadapi Tantangan



Umumnya orang pada zona nyaman tidak mau keluar menghadapi tantangan. Orang yang sukses adalah orang yang berani menghadapi tantangan, berani berjuang keluar dari zona nyaman, bukan hanya berdiam diri sambil berdoa kepada Tuhan.

Kesuksesan seseorang biasanya terlihat sesudah ia meninggal, orang yang sukses saat meninggal ternyata meninggalkan hutang berarti dia tidak sukses. Begitu juga dalam kerohanian, sudah merasa cukup rohani akhirnya berhenti membaca Alkitab, berhenti ibadah.

Respon terhadap tantangan

1. Lari dari tantangan
Hanya melihat dari kesulitan tantangan tersebut. Contoh perumpamaan Yesus tentang talenta. Talenta adalah ukuran mata uang uang yang cukup besar. Ada orang yang diberikan 10 talenta, 5 talenta, 2 talenta, dan 1 talenta. Orang yang menerima 1 talenta hanya melihat nilainya (1 talenta dibandingkan 10 talenta) mengubur talenta itu ke dalam tanah. Tuannya akhirnya marah dan menghukumnya. Kita jangan takut dan lari dari tantangan tersebut. Contoh lain orang Israel melawan Filistin ditantang pendekar dari Filistin yang tingginya sekitar 2 meter (1 Sam 17:4), orang Israel tidak ada yang berani (1 Sam 17:11)

Senin, 25 September 2017

Menyembah Tuhan dalam Kasih dan Kebenaran


Bahan: Yoh 4:22-24

Apa maksudnya menyembah Tuhan dalam roh?

Menyembah dalam roh berarti tidak selalu harus menyembah Tuhan pada suatu tempat atau suatu kondisi tapi dimana pun bisa menyembah Tuhan dalam roh. Kita menyembah Tuhan dalam roh karena kita telah menjadi anak Allah (Yoh 1:11-13)

Bagaimana kita bisa fokus dalam roh? Dengan bantuan Roh Kudus yang diberikan oleh Allah (Yoh 3:31-34), siapa yang meminta kepadanya Allah akan memberikan. Kita sebagai umat yang percaya harus berjalan sesuai dengan kehendak Allah dan sesuai teladan Yesus (Yoh 3:35-36)

Minggu, 24 September 2017

Sesudah Air Bah



Bahan: Kej 8

Ayat 1-3
Kehidupan Nuh di dalam bahtera selama air bah turun pastilah sulit dengan banyaknya binatang yang juga tinggal didalamnya. Namun satu hal yang indah dicatat adalah Allah mengingat Nuh. Alkitab mencatat Allah mengingat juga tokoh lain, yang saat mereka menemui masalah Allah membantu mereka. Kita mungkin pernah merasa dilupakan oleh orang lain, namun Allah tidak pernah melupakan kita. Dia akan selalu mengingat dan membantu kita.

Ayat 4-10
Burung gagak dikeluarkan oleh Nuh untuk melihat kondisi bumi sesudah air bah. Burung gagak dalam air bah disebut Raven, salah satu jenis gagak yang besar dan parau suaranya. Siapakah gagak ini? Gagak ini adalah kita manusia, gagak dianggap sebagai simbol kematian begitu juga kita orang berdosa seharusnya tidak layak. Namun ternyata Nuh memberi kesempatan kepada gagak, Allah pun tetap memakai kita walaupun kita berdosa dan tidak layak.

Sabtu, 16 September 2017

Apa yang Diwariskan



Mengapa mewariskan itu penting? Karena misi Gereja sangat penting, yaitu misi menyelamatkan manusia dalam arti lain bekerja sama dengan Tuhan untuk dapat menyelamatkan manusia sesuai amanat agung Tuhan.

Amanat agung Tuhan Yesus adalah pemberitaan Injil. Jadi misi Gereja Yesus Sejati adalah melaksanakan amanat agung.

Misi ini hanya dapat dilaksanakan jika kita dapat melihat pentingnya amanat agung itu. Warisan diberikan dari satu generasi ke generasi agar misi itu dapat dilaksanakan

Apa yang harus diwariskan
1. Mewariskan kehidupan

Sabtu, 09 September 2017

Hidup Benar dihadapan Allah


Zakharia, beserta istrinya Elisabeth, ditulis Alkitab sebagai orang yang hidup benar dihadapan Allah (Luk 1:5-6).

Bagaimana hidup benar itu? Hidup benar berarti menjalankan perintah Allah (Rm 2:13; Ul 2:6:25

Kita akan membahas 4 dari 10 perintah Allah
1. Jangan ada padamu Allah lain dihadapan-Ku

Ada orang yang beribadah/ingat Tuhan hanya saat membutuhkan. Saat Tuhan dirasa tidak bisa menolong, dia tidak ragu mencari pertolongan ke dukun/allah lain, itu berarti dia telah menduakan Tuhan. Kita juga seringkali menduakan Tuhan. Karena ada sakit/pekerjaan/tugas kelompok di hari Sabat, maka kita sengaja melewatkan Sabat, Allah adalah Allah yang cemburu (Ul 6:15).

2. Jangan membuat bagimu patung untuk disembah

Pengorbanan dan Penderitaan Musa


Ibr 11:24-26 Musa setelah dewasa menolak dianggap sebagai anak putri Firaun dan meninggalkan semua kenikmatan dari Mesir

Musa bisa mengambil sikap sedemikian rupa karena iman. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibr 1:1). Iman Musa muncul bermula dari orangtuanya (Ibr 11:23)

Jumat, 08 September 2017

Keteguhan Yusuf

Latar belakang Yusuf
- Yusuf anak Yakub dan Rahel (Kej 30:23-24).
- Arti nama Yusuf adalah Tuhan menambahkan.
- Alkitab mulai menceritakan tentang Yusuf di Kej 37:2 saat menggembalakan kambing domba bersama saudara-saudaranya
- Salah satu ciri khas Yusuf adalah sering bermimpi? (Kej 37:5-10)

Sikap saudara-saudaranya terhadap Yusuf
- Membenci Yusuf (Kej 37:4) karena Yakub lebih mengasihi Yusuf
- Iri hati kepada Yusuf (Kej 37:11) karena mimpinya
Tekanan yang dirasakan Yusuf dari saudara-saudaranya
- Dilemparkan ke sumur kering (Kej 37:23-24).
- Dijual menjadi budak (Kej 37:28)
- Menjadi budak Potifar, dirayu oleh istri Potifar, melarikan diri lalu ditangkap dan dipenjara (Kej 39:7-20)
- Membantu mengartikan mimpi juru minuman, tetapi akhirnya dilupakan jasanya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...